Miris! Soimah Benci Ibu Saat Kecil, Karena Harus Selalu Bekerja
JagoDangdut – Belakangan ini penyanyi dangdut Soimah Pancawati memang tak pernah lepas dari sorotan. Mengejutkannya, dibalik kesuksesan Soimah saat ini, ia ternyata pernah membenci ibunda saat masih usia sekolah. Soimah mengaku tak menikmati masa kecilnya seperti teman sebaya. Dia sejak kecil selalu diminta sang ibunda untuk bekerja hingga merasa kehilangan masa kecilnya.
Soimah Akui Sempat Benci sama Ibunya Karena Selalu Bekerja
- Instagram/showimah
Namun siapa sangka, wanita asal Pati Jawa Tengah ini sempat membenci ibunya saat usia sekolah SD dan SMP, tetapi ia baru merasakan manfaatnya sekarang. Mungkin tak banyak anak-anak yang begitu membenci orang tua, sebab biasanya mereka mendapatkan kasih sayang penuh sejak dari lahir hingga dewasa. Namun tidak bagi Soimah, sinden yang juga pedangdut terkenal.
Soimah ternyata memiliki masa kecil yang kelam yang tak diketahui banyak orang.
Soimah pun bisa merasakan sukses hingga seperti sekarang bukan isapan jempol semata. Usahanya ternyata sudah dilakoni sejak kecil, sejak usia sekolah dasar dia bekerja keras untuk menjadi bintang hingga sekarang. Walau terdengar manis, namun usaha dan kerja keras yang dilakukan Soimah menjadi pengalaman pahit yang dirasakannya dahulu.
Ibu dua anak ini memang sudah diperintah oleh orang tuanya untuk bekerja keras. Bahkan Soimah berseloroh dirinya tak bisa menikmati masa kecil yang indah seperti teman sebayanya. Dia bahkan merasa iri dengan teman-temannya yang bisa bermain bersama tanpa memikirkan beban ekonomi keluarga.
"Kenapa saya seperti ini, kenapa saya tidak seperti teman-teman yang selalu bermain, Kenapa saya tidak boleh bermain, kenapa saya mau berangkat ekstrakulikuler saja tidak boleh," kata Soimah.
Pelantun tembang Woyo-woyo ini pun heran dengan didikan orang tuanya yang selalu mengharuskan dia bekerja. Dia tidak punya kesempatan bermain dan orang tuanya menganggap sekolah itu tak penting. Perlakuan orang tuanya di masa kecil, hingga tak bisa menikmati usia bermain dan sekolah seperti teman-teman pada umumnya, Soimah akhirnya pernah membenci orang tuanya khususnya sang ibu. Ia amat sangat membenci ibunya saat kecil, khususnya di usia SD hingga SMP. Tetapi Soimah menyadari jika tanpa didikan dan perlakuan disiplin orang tuanya dahulu, dia tidak akan sukses seperti saat ini.
"Tapi dengan berjalannya waktu, saya salah membenci ibu saya waktu itu. Ternyata, dari didikan itulah, dari sakit hati itulah, dari kerja keras itu tidak seperti teman-teman, ternyata sekarang lah jawabannya," tandasnya.