Saipul Jamil Gabung Partai Farhat Abbas, Ayah Ayu Ting Ting Terseret
JagoDangdut – Pengacara Farhat Abbas buat pengumuman mengejutkan melalui video yang Ia unggah ke akun Instagram pribadi pada, 24 Oktober 2021.
Saipul Jamil dinyatakan bakal bergabung dengan partai besutannya, Partai Negeri Daulat Indonesia (Partai Pandai). Banjir komentar, nama ayah Ayu Ting Ting malah ikut terseret.
Baca juga: Dicurigai Anak Pria Lain, Ayu Ting Ting Puas Bilqis Mirip Enji
Selaku Ketua Umum Partai Pandai, Farhat Abbas menyambut bergabungnya Saipul Jamil dalam kelompok mereka.
Bukan cuma ucapan penyambutan, tertulis pula caption yang secara tersirat berharap untuk Saipul bisa diterima lagi oleh masyarakat, sebab Tuhan maha pengampun.
"Selama kita masih berdiri, cobalah untuk ulurkan tangan kepada orang-orang yang sedang jatuh. Selamat bergabung di partai pandai bang Syaiful Djamil. Tuhan saja maha pengampun," tulis Farhat Abbas.
Partai yang didirikan oleh Farhat Abbas pada Oktober 2020 lalu itu memang masih mencari orang-orang terpilih untuk menguatkan partai Pandai.
Selain Saipul, tawaran posisi di Partai Pandai juga diajukan secara terbuka pada keluarga Saipul Jamil.
"Oke demikian hak politik bang Saipul, apakah akan bergabung di Partai Pandai akan kami pelajari kembali karena ada kasus korupsinya, apakah pasca 5 tahun (setelah dipenjara) bisa masuk menjadi anggota parpol," tutur Farhat Abbas dalam video.
"Mudah-mudahan, teman atau keluarga bang Saipul bisa bergabung dengan kita ya. Tujuan visi dan misi partai kita kan berserikat menuju Indonesia berdaulat. Termasuk kedaulatan hak-hak asasi kebebasan pasca keluar dari penjara," sambungnya.
Menoleh ke kolom komentar, netizen justru menganggap aksi Farhat cuma sebagai hiburan yang membuat mereka jadi bahan olokan.
Seolah menambahi lelucon Farhat, diajukan juga beberapa nama seperti Aldi Taher. Dan yang kemudian tak kalah mengundang tawa ialah terseretnya nama ayah Ayu Ting Ting.
Seorang netizen menyebut jika ayah sang biduan yang kerap bikin heboh dengan gaya bicara dan komentarnya akan direkrut sebagai penasehat partai.
" Mau ketawa takut dosa "
" Lumayan buat hiburan "
" Bagus bang gw dukung elu kumpulin dlm 1 partai biar gw makin yakin ga milih partai elo "
" Kalo ampe saiful jamil di libatkan dlm partai ini.. Aldi Taher ajak sekalian "
" Bentar lagi pasti ayah rojak jd penasehat partai "