"Kenapa saya seperti ini, kenapa saya tidak seperti teman-teman yang selalu bermain, Kenapa saya tidak boleh bermain, kenapa saya mau berangkat ekstrakulikuler saja tidak boleh," kata Soimah.
Pelantun tembang Woyo-woyo ini pun heran dengan didikan orang tuanya yang selalu mengharuskan dia bekerja. Dia tidak punya kesempatan bermain dan orang tuanya menganggap sekolah itu tak penting. Perlakuan orang tuanya di masa kecil, hingga tak bisa menikmati usia bermain dan sekolah seperti teman-teman pada umumnya, Soimah akhirnya pernah membenci orang tuanya khususnya sang ibu. Ia amat sangat membenci ibunya saat kecil, khususnya di usia SD hingga SMP. Tetapi Soimah menyadari jika tanpa didikan dan perlakuan disiplin orang tuanya dahulu, dia tidak akan sukses seperti saat ini.
"Tapi dengan berjalannya waktu, saya salah membenci ibu saya waktu itu. Ternyata, dari didikan itulah, dari sakit hati itulah, dari kerja keras itu tidak seperti teman-teman, ternyata sekarang lah jawabannya," tandasnya.