JagoDangdut – Ayu Ting Ting dinilai memanfaatkan status janda dalam setiap acara yang melibatkannya. Siapa sangka, MUI menyoroti hal tersebut sebagai sesuatu yang akan memberi dampak buruk bagi penonton.
Kisruh status janda oleh MUI, disampaikan kepada KPI untuk menghentikan acara yang menghadirkan sosok Ayu Ting Ting. Simak selengkapnya!
Baca juga: Geger Raffi Ahmad Upload Foto Bareng Mantan Ayu Ting Ting, Ternyata..
- Ayu Ting Ting Instagram
Nama Ayu Ting Ting semakin eksis di dunia hiburan. Bukan cuma sebagai biduan, Ayu melebarkan sayap ke bidang bisnis, pemandu acara dan juga pelawak. Hingga kini, Ayu masih terlibat di beberapa acara bergenre komedi.
Guyonan Ayu memang berhasil membuat banyak orang terhibur. Tapi, ada pula kendala yang Ia hadapi. Selain terancam diboikot publik karena sikap tak sopan terhadap bintang tamu, Ayu juga disorot Majelis Ulama Indonesia (MUI).
MUI sempat meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menghentikan acara yang diikuti oleh Ayu Ting Ting. Pasalnya, MUI merasa jika Ayu menggunakan status janda demi kepentingan lawakannya.
Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi ikut mengomentari tentang kebijakan MUI tersebut. Ia menyindir tugas MUI sekarang bukan cuma mengurus Label Halal tapi status janda yang bukan kewenangan MUI.
"Habis ngurus halal, kini ngurus janda," sindir Eko di akun Twitternya @_ekokunthadi pada Sabtu, 19 Maret 2022.
Tepatnya tahun 2019 silam, MUI meminta KPI menghentikan tayangan Pesbukers karena Ayu tercatat sebagai pengisi acara. MUI menyebut Ayu Ting Ting terlalu memanfaatkan status jandanya.
"Ayu Ting Ting yang sepertinya menikmati, maaf, status jandanya," kata Wakil Sekretaris Infokom MUI Elvi Hudhriyah dalam keterangannya.
“Ayu Ting Ting bilang, ‘Badan gue nih gadis apa janda, lu bisa lihat sendiri,’ sambil memperlihatkan pinggulnya,” tambah Elvi.